Suatu saat yang pasti….

Bismillahirrahmanirrahim…

Alhamdulillah…
Alhamdulillah, diberi nikmat menghirup udara pinjamanNya.
Alhamdulillah, dengan nikmat kesihatan pemberianNya.
Alhamdulillah,  masih lagi mampu menatap wajah-wajah insan tercinta.
Alhamdulillah, diizinkanNya masih mampu menaip sesuatu diruangan blog.

Suatu peristiwa yang saya rasakan semua antara kita pasti sukar hendak menghadapinya. Suatu kehilangan…Saya juga melaluinya.

Siapa saja bakal melaluinya. Bakal melalui detik ditinggalkan dan juga detik meninggalkan. Bilakah masanya? tempat? bahkan bagaimana caranya?. Sudah pasti itu milik Allah saja yang tahu. Pemergian yang pasti takkan kembali lagi.

Pada awalm pagi saya dikejutkan dengan satu mesej ringkas dari sahabat sekolah dulu.. Salah seorang kenalan kami telah kembali kerahmatullah. Baru semalam saya mendapat mesej dari rakan-rakan agar mendoakan Allahyarham yang ketika itu koma di hospital. Segalanya tidak mustahil bagiNya…

“setiap yang bernyawa pasti merasakan mati”

Begitu juga di saat saya kehilangan sepupu saya sendiri yang selama ini saya memanggil ” kak ton”. Arwah juga meninggalkan kami semua ketika usia yang masih muda..arwah ketika itu b’umur 17 tahun….arwah menghidap barah tulang…Teringt kembali saat2 ketika bersama dgn arwah…km slalu main sama2 wktu kecil2 dulu…main masak2..Rasa terkilan, sbb saya x sempat b’sama arwah sewaktu arwah m’hembus nafas t’akhir krn arwah m’hembus nafas t’akhir di hospital sg.buluh..Saat jenazah dibawa pulang ke rumah, air mata tidak dapat ditahan kerna melihat adik2 arwah yg asyik memanggil2 nm arwah…ALFATIHAH….
Ini mungkin kali pertama saya lalui detik kehilangan insan yang terdekat. Namun, selepas ini?? Masih mampukah saya lalui? Atau saya yang bakal meninggalkan insan-insan tercinta? Segalanya Wallahu taala a’lam.

Dan,
Buat Allahyarham Muhammad Sharfuddin Ibni Hajat, Ramadhan yang lalu merupakan Ramadhan terakhir buatnya. -Al-fatihah-

Buat kita yang masih diberi nafas… Bila waktunya kita mengecapi Ramadhan terakhir?

“Allahuakhbar, kami rindukan Ramadhan. Semoga kami dapat mengecapi saat Ramadhan kali ini dengan penuh rasa keabdian padaMu. Peliharalah kami ya Allah. Malu bertemu denganMu dengan bekalan kami..Bimbang bekalan kami seumpama tin kosong ketika bertemuMu ya Allah…”

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: